Pendahuluan
Industri pakan ternak saat ini berada pada titik yang signifikan, terutama dengan tingginya pengawasan mutu pakan yang ketat. Hal ini membuat pelaku industri pakan untuk tidak lagi mengandalkan pendekatan nutrisi berbasis protein kasar. Fokus pada komposisi pakan juga menyertakan nutrien esensial, terutama asam amino, sebagai penentu utama efisiensi pakan dan produktivitas ternak.
Asam amino memegang peranan kunci dalam pertumbuhan, konversi pakan, kesehatan usus dan performa reproduksi ternak. Formulasi pakan saat ini menuntut ketersediaan data asam amino yang akurat akan terverifikasi menjadi kebutuhan.
Tuntutan Data Asam Amino dalam Mutu Pakan Ternak di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara yang berfokus pada industri ternak yang besar. Penerapan precision nutrition pada pakan ternak sudah diatur dalam beberapa regulasi oleh Standar Nasional Indonesia.
Contoh dari penerapan precision nutrition pada pakan ternak adalah penerapan SNI 3148.3:2016 mengenai Pakan konsentrat-Bagian 3: Ayam ras petelur. Persyaratan mutu ini menyangkut asam amino total yang terdiri dari lisin, metionin, metionin+sistin, triptofan, treonin. Selain itu, pada penerapan SNI 01-3916-2006, terdapat parameter mutu yang menyangkut asam amino seperti, lisin, metionin, metionin+sistin. Dengan begitu, jelas bahwa asam amino telah menjadi persyaratan mutu pada pakan hewan.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara penentuan komposisi asam amino pada pakan hewan yang lebih efisien bagi para produsen pakan?
Penentuan Komposisi Asam Amino pada Pakan Hewan
Asam amino merupakan kumpulan senyawa organik yang menyusun protein dan berfungsi dalam membangun otot, memperbaiki jaringan, dan mengatur enzim/hormon. Asam amino pun juga terdiri dari beragam senyawa, hingga mencapai sekitar 20 senyawa. Pada pakan ternak, komposisi asam amino tersebut diformulasikan sesuai dengan jenis ternaknya. Namun, dengan banyaknya jenis asam amino, tentu perlu suatu metode penentuan komposisi asam amino yang akurat di setiap jenisnya.
Penentuan asam amino pada pakan hewan sudah diatur dalam regulasi standar, seperti AOAC 994.12 dan ISO 13903:2005. Namun, kedua peraturan ini menggunakan metode yang sama, yaitu post-column derivatizationdan detektor fotometer.
Pada AOAC 994.12, penentuan kadar asam amino memiliki beragam jenis preparasi, terutama untuk beberapa asam amino yang memang memerlukan perlakuan tertentu. Proses preparasinya juga menggunakan metode hidrolisis untuk memecah asam amino. Proses preparasi pada pengujian asam amino ini membutuhkan waktu yang cukup lama, terutama pada proses hidrolisisnya. Pada proses pengujiannya, ISO 13903:2005 digunakan sebagai referensi pengujian asam amino dengan metode ninhydrine. Metode ini menggunakan instrumen berupa Liquid Chromatography yang dihubungkan dengan reaktor post-column. Proses pengukuruan dilakukan dengan detektor visible pada panjang gelombang 440 nm dan 570 nm.
Hitachi AAA LA-8080 sebagai Partner Instrumen Pengujian Pakan Ternak
Pengujian asam amino memang membutuhkan suatu instrumen yang didedikasikan sendiri untuk metode itu karena pengujiaannya yang cukup kompleks dan tidak cukup fleksibel jika harus menggunakan Liquid Chromatography yang umum. Selain itu, penggunaan post-column sebagai metode derivatisasi juga lebih diakomodasi jika menggunakan instrumen yang didedikasikan tersebut.
Hitachi AAA LA-8080 merupakan instrumen Liquid Chromatography yang didedikasikan untuk pengujian asam amino dengan metode post-column derivatization dan reakto ninhydrine sebagai reaktor utamanya. Keuntungan menggunakan post-column ini cukup banyak, mulai dari umur kolom utama yang lebih panjang, dan derivatisasi yang berlangsung secara otomatis sehingga user tidak perlu melakukan derivatisasi sendiri. Selain itu, akurasi dan presisi juga semakin meningkat dengan proses derivatisasi yang dilakukan secara otomatis.

Sebagai instrumen pengujian pakan ternak, LA-8080 dari hitachi juga memiliki catatan aplikasi yang berfokus pada pengujian matriks sampel yang sama, seperti pada pengujian asam amino pada pakan ayam, babi, hingga untuk hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

Penutup
Dengan semakin tingginya tuntutan mutu pada asam amino pakan ternak, produk LA-8080 dari Hitachi dapat menjadi jawaban tepat dalam memenuhi kebutuhan ini. Dengan adanya instrumen ini dan beberapa pelanggan dari bidang pakan ternak kami, Indotech telah mampu untuk menjadi jawaban dan berkontribusi penuh untuk menyukseskan penjagaan mutu pakan ternak di Indonesia.