0 Comments

Pendahuluan

Kontaminasi nitrosamin menjadi perhatian utama industri farmasi global dalam beberapa tahun terakhir. Senyawa ini tergolong sebagai impurities yang berpotensi memiliki sifat mutagenik dan karsinogenik. Oleh karena itu, badan regulasi internasional mewajibkan evaluasi risiko pembentukan nitrosamin pada bahan baku, produk jadi, dan proses manufaktur farmasi.

Salah satu prekursor utama pembentukan nitrosamin adalah nitrit. Senyawa ini dapat ditemukan dalam air proses yang digunakan selama produksi Active Pharmaceutical Ingredients (API) maupun drug product. Namun, kadar nitrit dalam purified water sering berada pada tingkat sub-ppb sehingga sulit dideteksi menggunakan metode analitik konvensional.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Organic Process Research & Development tahun 2024, Kumar dan rekan-rekan mengembangkan metode ion chromatography (IC) ultra-sensitif untuk mengukur nitrit pada level sangat rendah. Penelitian ini juga menunjukkan peran penting SP Genevac Rocket Synergy 2 dalam meningkatkan sensitivitas analisis.

Tantangan Analisis Nitrit pada Air Farmasi

Metode analisis nitrit yang umum digunakan memiliki keterbatasan sensitivitas. Banyak metode hanya mampu mendeteksi nitrit pada level beberapa ppb hingga puluhan ppb. Sensitivitas tersebut tidak memadai untuk karakterisasi purified water dan Water for Injection (WFI).

Padahal, pemahaman kadar nitrit aktual sangat penting dalam penilaian risiko pembentukan nitrosamin. Data yang akurat diperlukan untuk memenuhi persyaratan regulator dan mendukung strategi manajemen risiko kualitas produk.

Tim peneliti menargetkan pengukuran nitrit hingga 0,2 ppb. Target ini jauh lebih rendah dibandingkan kemampuan banyak metode yang tersedia secara komersial.

SP Genevac Rocket Synergy 2 sebagai Teknologi Kunci

Tampilan SP Genevac Rocket Synergy 2 dan Teknologinya
Sumber: SP Industries

Terobosan utama penelitian ini terletak pada penggunaan SP Genevac Rocket Synergy 2 sebagai tahap pre-concentration sebelum analisis ion chromatography. Sampel purified water dan larutan standar terlebih dahulu dikonsentrasikan menggunakan sistem evaporasi vakum tersebut.

Rocket Synergy 2 mampu mengurangi volume sampel hingga 25 kali lipat. Proses ini menghasilkan peningkatan konsentrasi ion terlarut secara proporsional. Dengan pendekatan tersebut, nitrit pada konsentrasi awal 0,2 ppb dapat dideteksi dengan rasio signal-to-noise yang sangat baik.

Yang lebih penting, penelitian menunjukkan bahwa proses evaporasi menggunakan Rocket Synergy 2 tidak menyebabkan kehilangan nitrit yang terukur. Hal ini memastikan integritas sampel tetap terjaga selama tahap preparasi.

Bagi laboratorium farmasi, kemampuan ini tentunya sangat krusial. Kesalahan pada tahap konsentrasi dapat menghasilkan data yang bias dan memengaruhi keputusan terkait risiko nitrosamin.

Kinerja Metode dan Hasil Analisis

Sumber: Jurnal

Melalui kombinasi ion chromatography dan Rocket Synergy 2, peneliti berhasil mencapai limit of quantitation sebesar 0,1 ppb untuk purified water. Limit of detection bahkan mencapai 0,03 ppb. Nilai ini menunjukkan peningkatan sensitivitas yang signifikan dibandingkan metode konvensional.

Metode kemudian diaplikasikan pada sampel air dari berbagai fasilitas manufaktur di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Sebanyak 21 dari 22 sampel purified water menunjukkan kadar nitrit di bawah 0,1 ppb. Seluruh sampel air memiliki kadar nitrit tidak lebih dari 3,4 ppb.

Sumber: Jurnal

Hasil tersebut mengindikasikan bahwa kandungan nitrit aktual pada air farmasi umumnya sangat rendah. Risiko pembentukan nitrosamin dari purified water juga dinilai sangat kecil pada sebagian besar kondisi proses manufaktur.

Implikasi bagi Akademisi, Laboratorium, dan Industri

Bagi akademisi, penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi preparasi sampel dapat memperluas batas deteksi analitik secara signifikan. Pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai studi impuritas lainnya.

Bagi laboratorium QC dan R&D, Rocket Synergy 2 menawarkan solusi yang meningkatkan sensitivitas tanpa mengubah platform kromatografi yang sudah tersedia. Hal ini mempercepat implementasi metode baru sekaligus mengurangi kebutuhan investasi instrumen tambahan.

Bagi industri farmasi, kemampuan mendeteksi nitrit pada level ultra-rendah mendukung kepatuhan terhadap pedoman ICH M7 dan ekspektasi badan kebijakan terkait pengendalian nitrosamin. Data yang lebih akurat juga memungkinkan pelaksanaan risk assessment yang lebih ilmiah dan berbasis bukti.

Kesimpulan

Penelitian ini membuktikan bahwa keberhasilan analisis nitrit ultra-rendah tidak hanya bergantung pada instrumen kromatografi. Tahap preparasi sampel memiliki peran yang sama pentingnya. SP Genevac Rocket Synergy 2 menjadi komponen kunci yang memungkinkan konsentrasi sampel secara efisien tanpa kehilangan analit. Dengan kemampuan tersebut, Rocket Synergy 2 membantu laboratorium memperoleh data yang lebih sensitif, akurat, dan relevan untuk pengendalian risiko nitrosamin dalam manufaktur farmasi modern.

Referensi

Kumar, A.B.S., Dey, D., Balaji, T.S., et al. (2024). Nitrite in Pharmaceutical Manufacturing Water: Development of an Ultra-Sensitive Analytical Method, Typical Data, and Discussion of Potential Nitrosamine Formation in Drug Substance and Drug Product from Water. Organic Process Research and Development. https://doi.org/10.1021/acs.oprd.4c00037?urlappend=%3Fref%3DPDF&jav=VoR&rel=cite-as

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts